Monday, November 21, 2016

Cara Memasang Penangkal Petir di Rumah

sumber foto: pixabay.com
Musim hujan telah datang. Kita pun harus mempersiapkan diri kita untuk menghadapinya. Menyediakan payung dan jas hujan untuk keperluan sehari-hari, memeriksa genteng dan plafon untuk rumah, dan juga mempersiapkan diri kita dari penyakit yang mungkin timbul saat musim hujan.

Namun, musim hujan bukan hanya soal air yang turun, angin yang kencang, dan suhu yang dingin. Musim hujan juga berarti akan ada beberapa waktu di mana petir menyambar rumah. dan rumah, bisa saja terkena sambaran petir yang mungkin akan timbul di musim hujan.

Petir yang menyamar rumah sangat berbahaya. Apalagi hal ini bisa menyebabkan korsleting listrik hingga menjadi penyebab kebakaran rumah. petir sendiri akan banyak muncul di daerah yang memiliki cuaca sering hujan, angin, dan petir. 

Maka sebaiknya, rumah yang memiliki tinggi, sebaiknya memasang penangkal petir. Namun tidak hanya rumah mewah, penangkal petir rumah dijual di Surabaya bergaya minimalis juga diperlukan jika rumah tersebut berada di ketinggian dengan intensitas hujan yang tinggi.

Berikut adalah tips memasang penangkal petir di rumah:

Membuat Grounding

Grounding adalah titik akhir dari arus petir. Maka dari itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar grounding dapat melepaskan arus petir dengan baik. Grounding sendiri akan lebih baik jika berada di tanah yang d dalamnya terkandung air, garam, dan juga tingkat keasaman yang tinggi. Grounding juga akan lebih baik jika di tempatkan di dalam kedalaman 6 hingga 20 meter. Tembaga menjadi bahan yang baik untuk membuat grounding.

Memasang Kabel

Dalam memasang kabel hantaran listrik, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Yaitu, memanfaatkan jalur terpendek ke grounding. Semakin pendek jalurnya, maka akan lebih baik. Tidak hanya itu, anda juga perlu menggunakan kabel standar 50 mm dan belokan kabel harus dibuat sudut runcing untuk memaksimalkan penangkal petir.

Ujung Finial

Finial ujung dari kabel penangkal petir haruslah runcing dan memiliki tinggi yang lebih tinggi dari atap. Ujung kabel finial haruslah memiliki sudut yang runcing, dan terbuat dari tembaga. Kabel penghantar harus dibuat dengan baik dan kuat dengan ujung finial. Hal ini agar rumah benar terhindar dari petir dan juga penangkal petir yang dipasang akan berhasil berfungsi dengan baik.

Penangkal petir ini sangat diperlukan untuk rumah-rumah yang berada di bukit, dan memiliki curah hujan tinggi. Apalagi, jika rumah tersebut memiliki komponen besi dan juga baja yang cukup dominan.

Seorang Travel Blogger yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan di sebuah Universitas Swasta di Yogyakarta. Hobi jalan-jalan di akhir pekan, makan-makan enak dan terkadang olahraga bersepeda agar hidup seimbang.

1 komentar so far


EmoticonEmoticon