Friday, March 3, 2017

Khusus Pemula, Ini Hal yang Harus Anda Ketahui Sebelum Membeli Properti untuk Investasi

Khusus Pemula, Ini Hal yang Harus Anda Ketahui Sebelum Membeli Properti untuk Investasi
foto: pixabay.com
Tak bisa dimungkiri jika properti adalah salah satu jenis investasi yang cukup menarik untuk dilirik. Meskipun harga jual beli properti di setiap daerah tidak sama, hal ini tidak menyurutkan niat sebagian orang untuk terjun menekuni peluang investasi yang menggiurkan ini. Justru, tantangannya terletak pada cara melihat dan mengeksekusi peluang tersebut supaya menguntungkan.

Untuk berinvestasi, tidak semua orang tentu bisa lihai dengan sendirinya. Dibutuhkan pengalaman, pengetahuan, dan insting yang terasah supaya berhasil menjadi pakar investasi properti. Tidak sedikit pula orang yang gagal dan akhirnya rugi karena keputusan membeli atau menjual properti dalam keadaan terburu-buru dan kurang pertimbangan.

Nah, jika ingin menaruh sebagian milik Anda di sektor properti Indonesia, ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan.

1. Prioritaskan Membeli Tanah

Saat ini, ada banyak jenis properti yang bisa dipilih sebagai produk investasi. Sebut saja, tanah, rumah beserta tanah, ruko (rumah dan toko), serta apartemen. Masing-masing jenis properti memiliki keunikan. Namun, satu hal yang menjadi benang merah di antara seluruh jenis properti itu adalah ada tidaknya tanah atau lahan bangunan.

Membeli apartemen misalnya, tidak disertai dengan lahan. Anda hanya berhak atas bangunan saja. Berbeda ketika membeli perumahan, harga properti sudah termasuk tanah dan bangunan.

Jika ingin bermain aman, dahulukan produk properti yang menyertakan tanah karena harga tanah bisa naik lebih cepat dibandingkan bangunan.

2. Membeli Properti di Kawasan Berkembang 

Dibutuhkan kejelian yang terasah untuk menilai kawasan yang potensial pada waktu yang akan datang. Anda pasti tahu jika harga properti di kawasan padat sudah menjulang tinggi. Namun, untuk kawasan berkembang, harganya masih cukup terjangkau.

Sebagai panduan, Anda bisa mencari lokasi yang strategis dan dekat dengan pusat-pusat kegiatan di daerah itu. Meskipun saat ini daerah tersebut belum terlalu ramai, potensi keramaian akan menjadi modal yang berkembang dari waktu ke waktu. Kunci dari langkah ini adalah pengamatan yang detail, kejelian, serta kemampuan mengambil risiko yang tepat. 

3. Tunggu Waktu yang Tepat 

Investasi di bidang properti bukanlah investasi yang bisa dipanen secara terburu-buru. Anda tidak akan bisa mendapatkan keuntungan dalam waktu yang cepat. Namun, jika Anda menjual pada waktu yang tepat, untung yang didapatkan bisa lumayan. 

Oleh karena itu, tidak disarankan bagi Anda untuk langsung menjual kembali properti yang baru saja Anda beli. Lebih baik, sewakan saja dahulu bangunan tersebut kepada orang lain. 

Sebagai gambaran, investasi properti bisa berhasil jika sudah melewati masa minimal 5 tahun. Dalam waktu itu, Anda bisa menyewakannya dengan biaya sewa 5 persen dari harga jual per tahun. Setelah 5 tahun, dengan perhitungan kenaikan nilai investasi sebanyak 15 persen per tahun, Anda akan mendapatkan keuntungan ganda.

Dalam hal ini, kesabaran adalah kunci yang harus Anda terapkan. Menjual properti dengan terburu-buru hanya akan membuat Anda tidak memperoleh keuntungan yang maksimal. 

4. Jangan Abaikan Riset 

Riset adalah hal terpenting dalam memutuskan sebuah tindakan pembelian properti. Jika Anda tidak mengetahui dengan pasti mengenai lokasi atau potensi keuntungan yang bisa didapatkan dari tindakan membeli sebuah properti, ada baiknya hal tersebut ditunda dahulu.

Secara sederhana, riset adalah memahami tren yang sedang diminati pasar sambil menganalisa seluruh informasi tersebut untuk menentukan keputusan yang tepat. Anda perlu membuka mata dan telinga lebar-lebar terhadap berbagai informasi utama maupun pendukung yang ada di sekitar Anda perihal properti yang akan dibeli.

Semakin matang riset yang dilakukan, keputusan pun akan semakin tepat. Ini tentunya akan menghindarkan Anda dari kesalahan mengambil keputusan yang menyebabkan kerugian. 

5. Lakukan, Jangan Cuma Berpikir 

Mungkin karena besarnya risiko yang berada di balik investasi properti tersebut, sebagian orang terlalu banyak berpikir atau mempertimbangkan aksi yang akan dilakukannya. Akhirnya, keinginan untuk berinvestasi hanya tinggal angan saja.

Padahal, Anda pasti menyadari bahwa investasi selalu berhubungan dengan momen yang tepat. Jika Anda menjual pada waktu yang tepat, Anda akan memperoleh keuntungan yang besar. Sebaliknya, jika menjual atau bahkan membeli pada waktu yang salah, kerugian sudah membayangi.

Keberanian untuk bertindak merupakan salah satu modal utama untuk memulai investasi. Memang, belum banyak masyarakat Indonesia yang saat ini akrab dengan kegiatan berinvestasi. Padahal, potensi keuntungan berinvestasi di sektor properti di Indonesia bisa dikatakan masih terbuka lebar. 

6. Pahami Konsep Berinvestasi 

Jika Anda masih awam dalam hal ini, ada prinsip utama yang perlu Anda pahami. Pertama, investasi bukan untuk mendapatkan untung sesaat lalu selesai. Oleh karena itu, Anda tidak boleh mengandalkan hasil keuntungan investasi untuk sesuatu yang bersifat berkala seperti memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kecuali Anda memang sudah lama berkecimpung di dunia ini dan hasil investasi Anda sudah stabil.

Hal ini sangat penting dipahami, apalagi karena berhubungan dengan investasi properti yang melibatkan uang dalam jumlah yang besar. 

Prinsip kedua yang juga perlu Anda pertimbangkan adalah cara memulai investasi. Berinvestasilah dengan uang yang merupakan sisa atau hasil sisihan pemasukan yang tidak terpakai. Jangan memaksakan diri, apalagi berutang, jika memang belum mampu berinvestasi dalam jumlah yang fantastis. Mulailah dengan nominal kecil untuk mengasah langkah-langkah mengambil keputusan yang tepat.

Jadi, apakah Anda sudah memiliki gambaran yang cukup lengkap mengenai investasi properti di Indonesia setelah membaca penjelasan

Seorang Travel Blogger yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan di sebuah Universitas Swasta di Yogyakarta. Hobi jalan-jalan di akhir pekan, makan-makan enak dan terkadang olahraga bersepeda agar hidup seimbang.