Tuesday, December 5, 2017

Penipuan Online Modus Segitiga, Gaya Lama Calo Nakal

Penipuan Online Modus Segitiga, Gaya Lama Calo Nakal

Penipuan transaksi online dengan modus segitiga merupakan gaya tipu-tipu model lama. Penipuan secara online yang satu ini bias dibilang satu bentuk kenekatan yang bisa merugikan banyak orang. Berikut ini merupakan penjelasan yang lebih rinci mengenai definisi penipuan secara online model segitiga.

Menipu Pembeli

Pada umumnya, seorang calo selalu gencar melakukan pendekatan baik kepada calon pembeli maupun penjual beragam produk. Penipuan transaksi online satu ini telah ada sejak lama dan biasanya menyasar beberapa calon pembeli yang memiliki wawasan cenderung pas-pasan mengenai belanja online sehingga memanfaatkan jasa seorang calo.

Biasanya calo tersebut telah mengantongi sejumlah data kontak penjual yang potensial juga untuk dijadikan bidikannya. Ibarat sekali tepuk, dua nyamuk langsung mati. Di sini calo bertugas sebagai perantara pembeli dan penjual. Pembeli diinstruksikan mengirim uang ke rekening penjual. Naasnya, barang tersebut justru dikirim ke alamat sang calo tersebut.

Menipu penjual

Tak hanya pembeli saja yang merasa tertipu lantaran uangnya raib namun barang tak kunjung tiba juga di rumah. Penjual pun akhirnya menjadi sasaran amuk dari pembeli yang menudingnya tidak bekerja secara profesional. Biasanya pembeli akan mengambil langkah tegas dengan melaporkan rekening penjual untuk diblokir bank.

Hal ini biasa dilakukan oleh pembeli utamanya yang telah keluar uang banyak, dengan tujuan uang tersebut bisa kembali lagi padanya. Terjadilah saling sengketa antara penjual dan juga pembeli. Sedangkan sang calo telah kabur dengan membawa pergi barang gratisan hasil dari cara yang tak halal serta layak. Sungguh tak patut ditirukan.

Penipuan transaksi online dengan model segitiga tersebut bisa menyebabkan terganggunya ikatan kepercayaan antara pembeli dan penjual online dan terkadang juga dengan alat pembayaran seperti mandiri e-cash yang sering digunakan untuk modus penipuan. Sebagai saran, ada baiknya pembeli menambah wawasan perihal belanja online yang aman. Pembeli dan penjual baiknya tak usah percaya begitu saja pada calo mencurigakan yang tak dikenal.

Lagipula dengan semakin terbukanya info di era digital, kita bisa mengakses apapun secara jauh lebih mudah tanpa membutuhkan perantara orang lain. Semua orang memiliki kontak masing-masing untuk langsung terhubung secara personal tanpa harus lagi menggunakan jasa seorang calo sekalipun.
Disqus Comments